KUNJUNGAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS MUHAMADIYAH GRESIK DI KAMPUNG SIBA KLASIK


Tepat hari minggu tanggal 3 September 2023 . Kampung SIBA klasik kedatangan Mahasiswa dari Universitas Muhamadiyah Gresik. Mereka datang ke kampung SIBA klasik sengaja untuk belajar bagaimana cara pengolahan sampah yang mudah, agar mereka bisa terapkan di tempat KKN mereka nanti nya. Mereka tertarik karena hampir semua warga kampung SIBA klasik bisa begitu mudah menerapkan pengolahan sampah rumah tangga nya. 
Bapak Saifudin efendi selalu ketua RT 02 RW 05 di kampung SIBA menjelaskan bahwa warga kampung SIBA klasik melakukan pengolahan sampah rumah tangga nya dengan cara memilahya terlebih dahulu antara yang organik, anorganik dan residu /B3. Selain itu Bapak Saifudin efendi juga menjelaskan kalau warga di kampung SIBA klasik tidak ada alasan untuk tidak mengolah sampah organik nya. Karena sudah banyak fasilitas pengolahan sampah organik mulai dari Tong komposter komunal , biopori komposter, sampai pot cabe montok komposter mini . 
Untuk itu kita sebagai makhluk bumi wajib bersyukur atas rahmad yang telah di berikan Allah SWT kepada kita dengan cara menjaga bumi kita ini agar tetap hijau lestari. 
Pilah dan olah sampahmu dengan bijak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GIAT MAHASISWA KKN UMG kelompok 31 CEK TENSI DAN GULA DARAH GRATIS WARGA KAMPUNG SIBA KLASIK

Belajar Zero Waste dan pengelolaan sampah anorganik menjadi karya seni.Pemuda memiliki peranan penting dalam keberlangsungan lingkungan hidup yang sehat dan bersih. Upaya itu, diwujudkan melalui semangat pengelolaan sampah sejak dari sumbernya oleh Komunitas Anak Gresik atau Forum Anak Gresik dengan melakukan kunjungan ke Kampung SIBA (Sidokumpul Barat), Rabu (11/10/23).Upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat juga menjadi bagian dari pemenuhan hak anak. Hal ini ditunjukkan kampung SIBA melalui semangat melakukan upaya zero waste disampaikan Saifuddin kerua lembaga ZERO WASTE SIBA KLASIK atau Pak RT sapaan akrabnya melalui penyampaian profil SIBA dan perjalanan pengelolaan sampah di SIBA. Dimana, beliau juga menyampaikan, bahwa peranan warga SIBA dan kolaborasi dengan Ecoton, PATTIRO Gresik, RDEE , Pertamina Lubricant, serta DLH. Kolaborasi tersebut tergabung dalam tim penyuluh zero waste."Zero waste bagian dari Pertanggung jawaban kita pada sampah yang kita hasilkan", pungkas Pak RT.Beliau juga menyampaikan tips mengguranggi sampah plastik dengan menggunakan tempat atau wadah yang bisa digunakan ulang. Selain itu, juga anak-anak diajak belajar pengelolaan limbah anorganik melalui kerajinan.Hadir pula Kepala Dinas KB, PP dan PA Gresik dan Kepala Bidang PPA PUHA. Mereka menyampaikan apresiasi pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Anak Gresik. Titik Ernawati menyampaikan, "dari kunjungan ini bagian dari edukasi pada anak-anak agar mereka juga turut serta dalam kepeduliaan menjaga lingkungan", ungkap Kepala Dinas KB,PP dan PA.Anak-anak juga diajak keliling Kampung SIBA untuk belajar pengelolaan sampah, mulai dari pengelolaan sampah organik oleh RDEE menjadi eco enzym.Antusias anak-anak dalam kunjungan ini juga memberikan rasa penasaran tersendiri, karena mereka baru pertama kali mengetahui secara langsung ada kampung yang menerapkan zero waste.Seperti yang disampaikan oleh Ketua Forum Anak, "dari kunjungannya bisa menjadi media teman-teman untuk mengkampanyekan kepedulian pemuda melalui edukasi di sosial media." Ujar Marsha.